Senin, 20 Februari 2012

Ular Berkepala Manusia

 
KOPI, Manyak Payed - Heboh!!!! Mendadak depot air milik Mulyadi, 43 th di Gampong Paya Ketenggar, Kecamatan Manyak Payed ini, Minggu (19/02) tiba-tiba dipenuhi ratusan masyarakat karena hanya ingin melihat seekor ular aneh.

Ular tersebut tergolong aneh dan langka karena setengah badannya berwujud ular sedangkan bagian atasnya berbentuk manusia dengan mata merah, berambut panjang serta memiliki kuku-kuku tajam bagai cakar elang.

Menurut keterangan sang empunya kepada KOPI, Mulyadi menjelaskan bahwa, "Sudah hampir 2 minggu sebelum ditemukannya ular aneh itu, rekan kerjanya bernama Sarino dan Bagol yang seorang tukang senso kayu mengaku kalau sering ditemui ular tersebut namun tidak tau caranya memperlakukannya karena termasuk barang ghoib," jelasnya.
Dan pada hari Jum'at dini hari sekitar pukul 01.00 wib Mulyadi bersama sembilan rekan yang lainnya mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat tinggal ular tersebut di Gampong Pandansari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Benar saja setelah melalui ritual tertentu ular aneh tersebut ditemukan di komplek rawa-rawa diantara pohon bambu.

Dan dari berita mulut ke mulut akhirnya warga masyarakat sekitar berbondong-bondong untuk melihat berita yang menghebohkan dan termasuk langka tersebut. Bahkan para pengguna jalan yang melintasi jalan Banda Aceh - Medan sempat macet dan tidak sedikit yang singgah untuk memotretnya dengan menggunakan Handphone dan kamera digital. Karena rumah yang merupakan tempat depot air yang terlalu kecil tidak sanggup menampung para pengunjung, akhirnya tontonan langka itu ditutup sementara. Salah satu pengunjung mengatakan, "Saya tidak tahu, kok banyak kendaraan pada berhenti saya kira ada kecelakaan ternyata ada ular aneh yang berambut panjang," kata Adi Saputra.

"Saat ini ular aneh tersebut masih tersimpan di dalam kotak yang dipenuhi bunga dan wangi-wangian dengan mata tertutup kain karena mata ular tersebut menyala berwarna merah," terang Zulkarnaen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar